Sabtu, 23 Mei 2009

Ayam Padeh


Bahan:
1,5 ons cabe, giling halus
1/2 ruas kunyit, giling halus
1/2 ruas jahe, giling halus
6 siung bw merah, giling halus
2 siung bw putih giling halus
1 bh kemiri, giling halus
1 buah asem kandis (bukan asem jawa lhoo)
1 batang serai
1 lembar daun kunyit
1 ekor ayam sedang
6 sdm Minyak utk menggoreng
Cara:
Tumis bw merah sampai wangi, masukkan bw putih, tunggu sampe harum.
Masukkan kunyit, jahe.. tunggu sampe wangi kunyitnya keluar, masukkan sisa bahan2 alus yg lain, kemiri, asem kandis, serai dan daun kunyit, aduk2 5 menit.
Masukkan cabe halus, aduk2 sampai wangi cabenya.. masukkan ayamnya.. aduk2 sampe kaku, kecilkan api nya.. paling keciiiil…. tutup, masak sampai keluar airnya, tambahkan 150 cc air panas, tutup lagi.. biarkan sampai air mengering.. masih dengan api kecil.. Kurang lebih biar resep masak sampe 2 jam an..

Ayam Kuluyuk (Koloke)


Bahan:
ayam tanpa tulang, dipotong kecil-kecil
wortel, dipotong panjang
bawang bombay
nanas, dipotong kotak-kotak
tepung tapioka secukupnya
Bahan rendaman:
kecap asin sedikit
merica
garam
tepung kanji/tapioka sedikit aja
Bahan saus:
bawang putih
saus tomat botolan
saus cabe botolan (kalo suka pedas)
cuka
garam
gula
tepung tapioka/maizena
Cara:
rendam potongan ayam dalam saus rendaman selama 15 menit. gulirkan ayam dalam tepung tapioka, goreng dalam minyak panas sampe matang. angkat.
Untuk saus:
campur saos tomat, cuka, air dalam mangkok.
tumis bawang putih, bawang bombai, wortel dengan sedikit minyak. masukkan campuran saus, aduk2 hingga mendidih. tambahkan garam dan gula sesuai selera. kentalkan dengan tepung yg sudah dilarutkan dengan sedikit air dingin.
Masukkan gorengan ayam, aduk2 sebentar.
Masukkan potongan nanas. Sajikan.

Ayam Santan Asam


Bahan :

1/2 kilo ayam tanpa tulang.

1 buah jeruk nipis.

2 buah serai di keprak.

beberapa lembar daun jeruk.

Tomat segar satu buah di potong-potong.

1 1/2 gelas santan.

Bumbu halus :

1 ruas jari kunyit.

1 ruas jari jahe merah ( kalau gak ada bisa jahe putih juga ).

1 ruas laos muda.

3 siung bawang putih.

4 siung bawang merah.

Cabe merah secukupnya.

Gula.

Garam.

Cara Membuat :

Potong2 jeruk nipis peras ambil airnya rendam potongan ayam didalamnya. sementara itu haluskan bumbu-bumbunya.

Panaskan minyak di wajan tumis bumbu halus sampai wangi, masukan serai keprak, daun jeruk, tomat dan ayam. Aduk-aduk sampai ayam setengah matang masukan santan tutup masak dengan api kecil sampai matang.

Hidangkan dengan taburan bawang goreng.

Ayam Panggang Garang Asem


Bahan:
1 ekor ayam, potong 6 bagian
400 ml air
Bumbu halus:
6 buah cabai merah
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri
1 sendok makan air asam jawa (dari 1 sendok teh asam jawa dan 1 sendok makan air)
½ sendok teh gula merah
2 cm kunyit
2 ½ sendok teh garam
Cara membuat:
Rebus ayam dan bumbu halus sampai matang dan meresap.
Bakar ayam sampai kecoklatan sambil dioles sisa bumbu.
Tips.
Gunakan api kecil saat merebus ayam supaya bumbu meresap ke dalam ayam.

Ayam Gulung Kembang Tahu


Bahan-bahan:
- bw merah
- bw putih
- sagu
- 2 kuning telur
- ayam cincang
- udang cincang
- daun bawang
- bumbu penyedap
- garam & gula
- lada
- kembang tahu
bhn pelengkap
- bumbu kacang
Cara membuat :
- oseng bw merah & putih, jangan sampai kering, tambahkan gula & garam
- campur ayam & udang cincang, masukkan oseng bawang, daun bawang, kuning telur & sagu tambahkan bumbu penyedap
- bentuk campuran ayam menjadi bentuk silinder, kemudian bungkus dengan kembang tahu yang sudah direndam dgn air
- kukus sampai matang
- goreng sampai kembang tahu kecoklatan
- potong2 jgn terlalu tipis (spt rolade) sajikan dengan bumbu kacang

Ayam Bulu Hijau Pedas

Bahan :
• Ayam,
• cabe hijau besar,
• tomat hijau,
• serai, jahe , daun bawang ,
• bawang putih (sesuaikan porsi),
• merica,minyak sayur,telor 2 butir.
Cara memasak:
• Haluskan Serai,
• jahe,merica.
• Potong cabe, tomat,
• daun bawang, bawang putih.
Cara Memasak bahan :
• goreng ayam terlebih dahulu setengah matang kecoklatan kemudian angkat sisihkan dan sisakan sedikit minyak sayur untuk menumis.
• Tumis bawang putih dgn bumbu yg telah dihaluskan (merica,serai,jahe)terlihat layu masukan daun bawang,cabe hijau, tomat hijau smpai layu kemudian tuangkan ayam setelah digoreng sampai tercampur rata kmdn kocok lepas 2 telor ayam kedalam masakan tsb dan tambahkan sedikit air sesuaikan selera.

Pangsit Goreng


Bahan :
• 200 gr ayam giling
• 30 buah kulit pangsit
• 1/2 butir telur ayam
• 1 batang daun bawang, iris tipis
• Minyak untuk menggoreng
Bumbu :
• 1 sdm saus sambal
• 1 sdt minyak wijen
• 30 gr saus tiram
• Merica secukupnya
Cara Membuat :
• Campur ayam gilin dengan telur, daun bawang, sambal, minyak wijen, saus tiram dan merica
• Aduk hingga rata
• Bungkus adonan tersebut dengan kulit pangsit hingga habis
• Goreng pangsit dalam minyak dengan api kecil hingga agak kecoklatan
• Angkat dan sajikan

Mencegah Penularan Flu Babi (H1N1)


BEBERAPA minggu terakhir dunia dihebohkan dengan penyebaran swine ifluenza atau lebih dikenal dengan flu babi. Penyebaran flu babi ini mulai terkenal semenjak terdeteksi di Meksiko pada 13 April lalu. Virus ini dapat menyebar dengan sangat cepat ke berbagai belahan dunia. Terakhir diberitakan, korban meninggal mencapai 149 orang. Dari jumlah tersebut baru 20 korban yang dinyatakan positif terjangkit virus flu babi. Sedangkan yang lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium.

Swine influenza atau flu babi merupakan penyakit pernafasan yang menyerang babi. Flu babi yang terjadi sekarang berbeda dengan jenis flu yang biasanya ada pada manusia atau babi. Diduga jenis flu baru ini terdiri dari campuran genetik babi, burung, dan manusia. Lalu, apakah flu ini ditularkan oleh babi? Diduga swine influenza atau flu babi ini disebabkan oleh virus flu burung yang mengalami mutasi ketika berada dalam tubuh babi. Seperti diketahui, burung tidak bisa menularkan flu ke manusia. Sementara babi sangat rentan mengidap flu burung. Para ahli sebenarnya sudah lama mengkhawatirkan terjadinya mutasi virus flu burung menjadi virus yang lebih berbahaya jika berada dalam tubuh babi dan sangat mudah menular pada mamalia. Virus yang menyebabkan wabah flu ini berasal dari strain virus influenza A tipe H1N1.

Gejala penyakit ini tidak jauh berbeda dengan penyakit flu seperti biasanya seperti demam, batuk, tenggorokan sakit, sakit kepala, pilek, kelelahan secara umum dan nyeri otot. Tidak jarang disertai gejala diare dan muntah. Bahkan pada kasus yang lebih berat, penyakit ini bisa menyebabkan gejala pneumonia (nafas pendek dan sulit) dalam tempo yang singkat.

Kendati penyakit ini belum sampai menyebar ke Indonesia, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui beberapa tip agar terhindar dari penyakit tersebut. Karena ukuran virus yang sangat mikro menyebabkan Anda tidak akan pernah tahu apakah udara yang Anda hirup benar-benar bersih dan tidak mengandung virus tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan penyakit flu babi.

Mencuci tangan

Tangan adalah organ yang sangat banyak bersentuhan dengan benda. Tangan tidak pernah menolak atau pun memilih benda atau permukaan mana yang akan disentuh. Tidak peduli itu kotor atau bersih. Tangan akan bekerja asalkan ada perintah. Oleh karena itu, besar kemungkinan tangan adalah organ yang paling rentan dihinggapi kuman atau bakteri. Walaupun terkesan sangat sederhana, tak ada yang bisa menggantikan peranan cuci tangan. Dengan rutin mencuci tangan kita dapat terhindar dari kuman, bakteri, ataupun patogen lainnya yang menempel pada tangan.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut

Masih berhubungan dengan tip yang pertama. Jika ingat tangan Anda baru saja menyentuh sesuatu dan belum mencucinya kemudian salah satu bagian tubuh terasa gatal, seperti pada mata, hidung, atau mulut dan butuh bantuan tangan untuk menghilangkan gangguan gatal tersebut, usahakan tidak menyentuhnya dengan tangan. Karena ketika kita menyentuhnya dengan tangan, virus dengan sangat mudah menyebar ke bagian tersebut. Dan kemudian bisa berkembang dan menginfeksi tubuh.

Tidak berjabat tangan

Jika mengetahui wabah flu tersebut sudah menyebar, saat bertemu dengan seseorang usahakan tidak berjabat tangan atau pun melakukan ritual salam pertemuan seperti mencium. Kalaupun Anda terpaksa harus berjabat tangan, segeralah mencucinya dengan sabun.

Hindari tempat umum jika Anda sakit. Sebaiknya hentikan bepergian atau keluar rumah. Beristirahatlah dengan cukup dan sebisa mungkin jaga jarak dengan mereka yang sehat sehingga Anda tidak menulari. Dengan begitu, penularan penyakit kepada orang lain bisa di minimalisir.

Gunakan penutup

Saat kita bersin atau batuk jutaan virus keluar dari hidung atau mulut tanpa terlihat oleh mata. Gunakanlah penutup agar saat Anda bersin atau batuk virus yang tersemprot keluar tidak menyebar dan menular pada orang di sekitar Anda. Tidak disarankan untuk menutupi hidung atau mulut dengan tangan saat Anda bersin atau batuk. Kemudian buanglah tisu, sapu tangan, ataupun penutup lainnya pada tempat sampah. Kalau keadaan memaksa diri Anda untuk keluar, maka kenakanlah masker yang bisa menutupi mulut dan hidung Anda.

Tidak mengunjungi negara yang terjangkit flu babi

Sehubungan dengan mewabahnya virus ini di beberapa negara di belahan dunia, sebaiknya hindari untuk melakukan perjalanan ke negara-negara yang telah melaporkan kasus akibat varian virus H1N1. Namun apabila Anda sudah terlanjur mengunjungi negara tersebut, segera periksakan diri ke pihak terkait. Kalau Anda kemudian sakit setelah mengunjungi negara yang melaporkan kasus flu babi tersebut, segera laporkan kepada petugas medis terdekat. Yang terpenting, selalu ikuti perkembangan terbaru dari wabah flu ini dan tindakan medis yang disarankan oleh otoritas kesehatan setempat.

Terapkan pola hidup sehat

Dengan menerapkan pola hidup sehat maka Anda bisa bertahan dari serangan virus, bakteri, atau patogen lain. Kebanyakan orang yang menderita sakit akibat infeksi dari bakteri atau virus karena pola hidupnya tidak sehat. Tidak terlalu susah untuk menciptakan pola hidup sehat. Dengan menghindari merokok, tidur cukup, olahraga yang cukup, mengendalikan stres, perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat yang bernutrisi.